Asa di Masa CORONA


 Buku Karya Ir. Neni Utami Adiningsih  M.T.


           “Boredom always precedes a period of great creativity

                        (Kebosanan selalu mengawali periode kreativitas yang hebat.)

 

Demikianlah quote inspiratif dari Robert Maynard, Pirsig (1928 - 2017), seorang penulis dan filsuf Amerika.  Kondisi itulah yang terjadi pada Senin, 2 Maret 2020, saat untuk pertama kalinya Corona Virus Disease – 2019 (COVID-19)  dinyatakan resmi mulai menjamah Indonesia. 

Virus Corona membuat kehidupan dunia berubah drastis dari aktif di luar rumah menjadi harus di dalam rumah.  Semua aspek kehidupan berdampak, termasuk di bidang Pendidikan.  Suasana di sekolah dan proses belajar mengajar menjadi sungguh berbeda. 

Diawali dengan proses pendaftaran sekolah secara online.  Di tengah ancaman Corona, cara ini dianggap efektif, namun cukupkah sekadar efektif?  Tentu saja, TIDAK.    Pergeseran lokasi belajar dari sekolah ke rumah.  Para ibu pun berubah fungsi menjadi guru, meskipun riweuh.  Mencuatkan pertanyaan, mungkinkah memberikan pembeljaran daring bagi anak usia dini?  Perlu didukung kemampuan literasi digital 4.0, bagi guru dan orang tua sebagai senjata nya. 

Sekitar 2 tahun siswa dan guru tak bisa bertemu.  Tentu saja memunculkan rindu yang membuncah.  Setelah 2 tahun, wabah Corona mulai teratasi, sekolah mulai masuk ke era New Normal.  Sudah Siapkah?  Salah satu kegiatan yang dapat diteapkan adalah pembentukan karakter peduli lingkungan pada anak usia dini melalui olah sampah.

Kondisi COVID memunculkan aneka gugatan, yang ditujukan ke penanggungjawab tertinggi pendidikan di negeri ini, yaitu Mas Menteri Pendidikan. 

Tak hanya pengalaman nyata, tulisan fiksi berbasis realita kian menambah semarak  ragam rasa kala tak berdaya yang dikemas dengan penuh pesona.  Penasaran?

 

Daftar isi

 

Efektif Saja Tidak Cukup ..............................................................................................        1

Literasi 4.0: Senjata Guru Millenial ..............................................................................        7

Rumahku Sekolahku, Mungkinkah? .............................................................................        16

Siapkah Sekolah Hadapi New Normal? ……………………………………………….        24

Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan pada Anak Usia Dini Melalui Olah Sampah     31

(Implementasi di RA ALIF Cileunyi Bandung)

Jangan Lupa Piringnya Dicuci …………………………………………………………       51

Say No for Riweuh Banget ..............................................................................................       64

(Ibuku Guruku Kepastian di Era Pandemi COVID-19)

Aku Kangen Bu Guru ………………………………………………………………….       73

Pembelajaran Daring Untuk PAUD, Mungkinkah? ……………………………………      83

(Jangan Sampai) Guru Jamuran dan Jemuran Guru …………………………………..       92

Biodata Penults …………………………………………………………………………      103

 

 pesanan buku bisa memesan di kontak admin Penerbit Tata Akbar 081312477183

link https://www.qrcbn.com/check/62-512-4596-444


Komentar